Turis China Menangis Usai Dipaksa Belanja di Korea Selatan

Pengalaman wisata tak menyenangkan semestinya dialami grup turis China. Mereka digiring ke warung-warung dan ditekan untuk membayar program wisata opsional oleh pemandu perjalanan di Korea Selatan, kata seorang member parlemen, Rabu, 18 Oktober 2023.

Dikutip dari The Korea Times, Kamis, 19 Oktober 2023, setidaknya ada 24 kasus, termasuk grup turis asal Negeri Tirai Bambu tersebut ditekan oleh pemandu wisata Korea mereka untuk berbelanja atau memilih program wisata opsional. Ketidaknyamanan serupa sudah dilaporkan antara 2017 dan September tahun ini, berdasarkan dokumen yang diperkenalkan oleh Perwakilan Kim Seung-su dari Partai berkuasa People Power Pihaknya diperoleh dari Korea Tourism Organization (KTO).

Laporan tersebut mengatakan bahwa beberapa turis China dibawa ke warung dan dipaksa membeli produk kosmetik, suplemen nutrisi, dan barang bebas bea. “Pemandu dan pemimpin tur membawa kami ke warung ginseng di Seoul. Mereka membawa kami ke sebuah ruangan, mengunci pintu dan memblokir pintu masuk,” sebuah laporan dari seorang turis China mengatakan dalam bahasa Korea yang diterjemahkan.

Dia menambahkan bahwa klasifikasi tersebut dibawa ke dua warung lagi di lokasi terpencil, di mana beberapa penjualnya adalah warga negara China. Laporan lain serupa dengan pengalaman sebelumnya, membeberkan bahwa beberapa pemandu “tak akan membolehkan klasifikasi tersebut meninggalkan warung selain kami ‘membeli’ dan memenuhi ‘kuota penjualan agen sbobet yang ditentukan’.

Diejek sampai Didenda

Beberapa pemandu malahan mengejek turis China yang menolak berbelanja dan mereka dilaporkan mengklaim bahwa berbelanja adalah bagian dari program tur yang dipinta oleh pemerintah Korea. Seandainya lain malahan minta turis China untuk membayar dan berpartisipasi dalam aktivitas wisata opsional seharga 400 yuan China (Rp866 ribu) sesudah mereka menolak belanja paksa.

Beberapa tak, mereka semestinya membayar denda sebesar 1.500 yuan (Rp3,2 juta) karena menyimpang dari jadwal. besar member klasifikasi memilih untuk membayar program “opsional” yang lebih murah.

China melarang tur klasifikasi ke Korea menyusul penempatan metode pertahanan rudal A.S. di Korea pada Maret 2017. Larangan tersebut dicabut pada Agustus 2023, mengakhiri sela selama enam tahun.

ini turut meningkatkan keinginan akan kembalinya turis China, yang menyumbang beberapa besar pelancong yang datang ke Korea. Warga negara China yang mengalami perlakuan seperti itu diasumsikan sudah mengunjungi negara tersebut dengan visa turis individu dan membeli program tur klasifikasi melewati pesan instan seperti WeChat.