Arsip Tag: Sakit Perut

Inilah Pilihan Obat Sakit Perut Alami

Inilah Pilihan Obat Sakit Perut Alami

Obat sakit perut alami dikonsumsi untuk mengatasi rasa sakit atau nyeri yang muncul di area perut, sehingga Anda pun bisa nyaman beraktivitas kembali. Obat alami ini juga mudah ditemukan karena ada kemungkinan tersedia di dapur Anda.

Sakit perut umumnya dipicu oleh gangguan pencernaan, seperti sembelit, diare, atau penyakit asam lambung. Pada wanita, rasa sakit di area perut juga bisa disebabkan oleh sindrom pramenstruasi atau nyeri haid.

Agar keluhan bisa teratasi dan tidak mengganggu aktivitas, langkah pengobatan perlu segera dilakukan. Bahkan, Anda bisa daftar sbobet memanfaatkan bahan-bahan alami untuk mengobati keluhan tersebut.

Pilihan Obat Sakit Perut Alami
Beberapa bahan alami yang dapat Anda gunakan sebagai obat sakit perut, yaitu:

  1. Jahe

Manfaat jahe untuk kesehatan ada beragam, salah satunya meredakan sakit perut. Ini karena jahe mengandung zat antiradang yang bisa mengurangi rasa nyeri.

Untuk mendapatkan manfaat jahe sebagai obat sakit perut, Anda bisa menyeduh jahe secukupnya ke dalam air mendidih. Selanjutnya, diamkan selama 5–10 menit. Untuk menambah cita rasa, Anda bisa menambahkan madu ke dalamnya.

Meski berkhasiat untuk mengobati sakit perut, konsumsi air seduhan jahe tidak boleh melebihi 4 gelas per hari. Alih-alih menyembuhkan keluhan, hal ini justru bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping, seperti kram perut dan nyeri ulu hati.

  1. Chamomile

Konsumsi teh chamomile juga diketahui dapat mengatasi sakit perut. Manfaat chamomile ini dapat diperoleh berkat sifat antiradang di dalamnya. Bahkan, kemampuan chamomile dalam meredakan nyeri diklaim sama dengan khasiat obat aspirin atau ibuprofen.

Meski bisa meredakan nyeri dengan baik, Anda tetap harus mengonsumsi teh chamomile secara hati-hati. Anda pun dianjurkan untuk menghindari konsumsi teh ini bersamaan dengan obat pengencer darah atau OAINS guna menghindari interaksi obat.

  1. Pepermin

Kandungan mentol yang terdapat dalam teh pepermin bisa berperan sebagai analgesik atau pereda nyeri, sehingga bisa dijadikan sebagai obat sakit perut alami.

Selain meredakan sakit perut, pepermin juga dapat mengatasi perut kembung. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda bisa mengonsumsi teh pepermin setelah selesai makan.

  1. Jeruk nipis

Jika sakit perut yang Anda alami disebabkan oleh sembelit, jeruk nipis bisa menjadi pengobatan alami untuk mengatasinya. Konsumsi air jeruk nipis dapat meningkatkan pergerakan usus, sehingga feses lebih mudah dikeluarkan.

Cara mendapatkan manfaat jeruk nipis untuk kesehatan ini juga cukup mudah. Anda hanya perlu melarutkan 2 sendok teh perasan air jeruk nipis ke dalam air hangat, lalu minum secara perlahan.

  1. Kayu manis

Kayu manis sudah lama dijadikan sebagai obat tradisonal untuk mengatasi sakit perut. Bahan makanan beraroma unik ini mampu mengurangi peradangan, sehingga dapat meredakan rasa sakit atau nyeri.

Meski diklaim bisa meredakan sakit perut, tanaman herba ini harus dikonsumsi sewajarnya. Anda hanya dianjurkan untuk mengonsumsi kayu manis sekitar ½ – 1 sendok teh per hari. Jika dikonsumsi secara berlebih, kayu manis bisa memicu iritasi pada mulut dan bibir, bahkan menurunkan kadar gula darah.

Itulah aneka obat sakit perut alami yang bisa Anda konsumsi untuk meringankan keluhan nyeri. Mungkin tidak semua orang bisa mendapatkan khasiat bahan alami tersebut, mengingat masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitasnya.

Selain obat alami untuk sakit perut, Anda juga bisa mengonsumsi obat medis. Salah satu obat yang bisa meredakan sakit perut adalah obat pereda nyeri, seperti paracetamol.

Obat Sakit Perut Melilit Berdasarkan Penyebabnya

Obat Sakit Perut Melilit Berdasarkan Penyebabnya

Pilihan obat sakit perut melilit memang ada banyak, tapi jangan mengonsumsinya sembarangan. Pasalnya, obat-obatan tersebut perlu disesuaikan dengan penyebab sakit melilit pada perut. Bila tidak, pengobatan bisa tidak efektif, bahkan keluhannya bisa menjadi lebih buruk.

Penyebab sakit perut melilit ada beragam, tapi lebih umum dikaitkan dengan gangguan pencernaan, misalnya sakit maag, sembelit, atau iritasi usus. Tidak hanya masalah di saluran cerna, gangguan di area panggul atau organ intim juga bisa memicu keluhan nyeri perut.

Sakit perut melilit biasanya tidak membutuhkan penanganan medis karena akan hilang dengan sendirinya. Namun, untuk meredakan rasa sakit yang kerap mengganggu aktivitas, Anda bisa mengonsumsi obat sakit perut melilit sesuai dengan penyebabnya.

Inilah Pilihan Obat Sakit Perut Melilit

Ada beberapa obat yang bisa mengatasi sakit perut melilit berdasarkan penyebabnya, yaitu:

  1. Obat pereda nyeri

Keluhan sakit perut melilit yang muncul selama PMS atau menstruasi dapat diatasi dengan obat pereda nyeri atau painkiller, seperti paracetamol. Ini karena paracetamol dapat menghambat produksi prostaglandin yang memicu rasa sakit.

Namun, tidak semua obat pereda nyeri bisa mengatasi semua jenis sakit perut melilit. Contohnya adalah obat pereda nyeri golongan antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti ibuprofen dan aspirin.

Konsumsi obat golongan ini perlu dihindari ketika Anda sedang menderita sakit perut melilit akibat gangguan pencernaan. Pasalnya, obat ini dapat mengiritasi saluran cerna sehingga bisa memperburuk sakit perut yang Anda derita.

  1. Antasida

Sakit perut melilit bisa menjadi gejala dari sakit maag atau GERD. Sakit perut yang disebabkan oleh penyakit ini punya ciri khas, yaitu muncul di bagian perut kiri atas.

Selain menyebabkan sakit perut melilit, penyakit GERD juga dapat ditandai dengan gejala lain, seperti nyeri dada dan ulu hati, mual, muntah, mulut pahit, sakit tenggorokan, batuk kering, atau dada terasa sesak.

Untuk mengatasi sakit perut melilit karena kedua kondisi ini, Anda bisa mengonsumsi obat antasida, yang mampu menetralkan asam lambung.

  1. Obat pencahar

Sembelit atau susah buang air besar (BAB) bisa membuat tinja sulit dikeluarkan, sehingga memicu keluhan sakit perut melilit. Untuk meredakan keluhan ini, jenis obat sakit perut melilit yang direkomendasikan adalah obat pencahar atau laksatif.

Obat pencahar bisa melunakkan tinja dan meningkatkan kontraksi atau pergerakan usus, sehingga tinja lebih mudah untuk dikeluarkan. Obat sakit perut melilit ini umumnya mengandung laktulosa atau bisacodyl.

Obat-obatan tersebut sebaiknya dikonsumsi sesuai resep atau saran dari dokter. Ini karena terlalu sering mengonsumsi obat pencahar atau dalam jangka waktu yang panjang dapat menurunkan fungsi usus.

  1. Obat antidiare

Selain menyebabkan sakit perut melilit, diare juga ditandai dengan frekuensi BAB yang meningkat, tinja encer atau cair, sulit menahan keinginan untuk BAB, mual, muntah, atau kembung.

Nah, untuk mengatasi keluhan sakit perut melilit yang disebabkan oleh diare, obat yang perlu dikonsumsi adalah obat antidiare, seperti loperamide atau bismuth subsalisilat. Namun, konsumsi kedua obat ini tidak dianjurkan untuk anak-anak.

Karena diare bisa menyebabkan dehidrasi, konsumsi obat antidiare saja tidak cukup. Selama diare, penderitanya juga harus mengonsumsi air putih sebanyak 2–3 liter per sehari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.